Posted in FTV / Sinetron

#SINET: When You Love Me eps. 1

image

Hari ini hari pertama Anice masuk salah satu Universitas Swasta Terbaik Dijakarta. Masa ospek telah berakhir sabtu pekan lalu, membekas memang tapi perempuan berparas cantik kelahiran bandung ini sungguh menikmati masa-masa ospeknya itu.

Sejujurnya Anice  dikampus sama sekali belum mempunyai sahabat. eeh.. jangankan sahabat teman untuk sekedar mengobrol pun belum ada, padahal sewaktu SMA Ice terkenal aktif tapi kali ini berbeda.

“BRUUUKKK” ice ditabrak seseorang hingga tubuhnya jatuh terhempas ke tanah

“sorry—sory gue gak sengaja, lo gapapa”sahut nya, Anice dibantu berdiri dan saat melihat siapa yang menabraknya

yap! Dia ketua senat Universitas Cendrawasih, Rayn Wikaya atau biasa dipanggil kay.

“gue gapapa kak”gumam anice pelan

“ohbaguslah! Sekali lagi maaf ya”balas kay yang lalu meninggalkan anice.

Benar—Benar melelahkan Hari pertama kuliah ini anice berjalan menelusuri Balkon untuk menuju taman belakang kampus, hanya sekedar duduk dan menjernihkan otaknya yang lumayan lelah Anice membuka tas biru mudanya dan mulai mengeluarkan Buku diary berwarna pinknya kemudian mulai menulis apa yang dia rasakan hari ini

“ketika meliatmu rasa itu hadir dengan sendirinya, ntah apa yang aku rasakan tapi aku sungguh mengagumimu”tulis anice dalam buku Diary Sambil tersenyum.

“gue kenapa ya, sejak mos suka merhatiin kak rayn. Eeh kak kay! Aneh banget”gumam anice pelan.

Sementara itu….

“kay ayolah,sekali aja lo jalan sama gue”ucap rena sambil memegang lengan kay.

Yap! Nadya Arena Ketua Geng The Girls. Membernya Ada Ceria dan Lala Lahfah mereka bertiga dikenal antagonis dikampus ini apalagi Lala.

“kay ayolah”sambung rena

“kay apa susahnya sih lo iyain rena, lo itu so sibuk banget” sambung ceri

“gue emang sibuk dan males kalau harus jalan sama rena”balas kay kemudian pergi

“gue bunuh juga nih kay”ucap lala

“ihh gue harus pake cara apa lagi coba biar kay itu suka sama gue”teriak rena

Tiba—tiba Rezeky dan Bami datang keduanya adalah sahabat kay (three perfect boy).

“kenapa rena?” ucap bami

“lu tanya aja sahabat lu”balas ceri dengan memutar bola matanya

“lah cer gue nanya baik nih”balas bami.

*****

Anice berjalan menuju tempat parkir dan lagi—lagi dia bertemu dengan Kay “andai gue bisa kenal sama dia”gumam anice lalu masuk ke dalam mobil

Selama perjalanan Alunan Lagu Taylor Swift Wildest Dream menemani perjalan anice menuju rumah “apa gue sama kay pernah kenal? Tapi gue aja baru liat mukanya masa iya baru beberapa kali ketemu gue bisa suka gitu? Aneh.. nih hmm” gumam anice.

Sampai dirumah memang selalu sepi orang tuanya sibuk bekerja di rumah sakit karna status pekerjaan nya sebagai dokter ini resiko bagi anice.

“mah….Mamaa…..”teriak anice Hening itu bertanda mamanya tidak ada dirumah.

*****

Cafe 98

Rena dan dkk sedang duduk cantik disalah satu kursi cafe 98 tempat ini memang selalu mereka kunjungi.

“ren, lo pindah haluan sama eky. Si jeki! Kay udah jomblo jual mahal”sahut lala

“nahiya bener, eh tunggu—tunggu la? Gak salah lo nyuruh rena pindah hati?”balas ceri

“yeh. Dari pada rena makan ati sama si kay so sibuk banget”balas lala

Ocehan keduanya mulai tidak benar bahkan meleber kemana—kemana rena justru tersenyum saat mendengar kata Nasi Goreng

“ah!!! Gue ada ide”potong Rena dengan Nada teriak

“rena”ucap kedua sahabatnya

“nasi goreng ah ide cemerlang”balas rena lagi

“ada apa sama nasi goreng?”balas ceri

“gue besok pagi mau masak nasi goreng spesial buat kay”balas rena sambil tersenyum

“yakin enak?”balas lala

rena terdiam “harus yakin!”balas rena tersenyum lagi

Semoga saja nasi gorengnya tidak membawa petaka untuk rena, Kay adalah cowo terdingin Di kampus cendrawasih tapi dibalik dinginnya dia memang sangat care hanya mungkin menutupi saja, maka dari itu rena selalu melakukan cara apapun agar kay tidak dingin lagi padanya

“kay udah kaya frozen yak dingin banget”celetuk ceri

“itu artinya kalau dia pacaran sama gue dia bakalan dingin sama cewe cewe lain, ahh my cimicimi lovely handsome gue”balas rena

“tuh.. tuhkan alay nya kumat, gue gak kuat kalau rena udah sebut nama alay sikay”balas lala sambil mendorong rena pelan.

*****

Rumah Rezeky.

“ lo sadar gak sih si lalal poh preman bener”sahut rezeky

“dia emang paling jutek”balas bami

“si ceri galak juga tapi kadang lemot”balas rezeky

“Rena gimana rena…” balas bami sambil menatap kay

“apaan liat gue”balas kay jutek

rezeky dan bami hanya tertawa melihat kelakuan sahabatnya itu

kay memang Dingin seperti bongkahan Gunung Es di kutub sana.

“moveon kay ini udah waktunya lo lupain masa lalu lo”sahut rezeky

“jadi lo fikir gue belum moveon gitu?”balas kay dengan menatap tajam rezeky

“Santai kay santai, bukan maksud kita bilang lo gagal moveon Cuma semenjak lo kehilangan dia lo jadi dingin sama cewe—cewe” sambung bami

“ya suka—suka gue lagian juga gue udah lupain cewe itu udahlah gausah bahas ginian”balas kay kemudian pergi dari kamar rezeky

“temen luuuu daki baper banget” balas rezeky menyodorkan guling pada bami

“temen lu juga oon”balas bami disusul dengan tawa keduanya

kay duduk teridam melihat lurus kedepan kosong, masa lalaunya memang pernah membuatnya merasa menjadi lelaki yang sangat beruntung, tapi karna dia harus melanjutkan kuliahnya ke belanda itu membuat kay terpuruk dia lebih memprioritaskan pendidikan dari padanya. Memang keputusan yang bagus namun tak bagus untuk kay.

*****

Matahari mulai memasuki celah—celah Jendela sang putri.

“day two! I don’t have friends. Hmm”gumam anice dengan suara purau khas bangun tidur.

Ini kali pertamanya anice seperti anak ANSOS (anti sosial) anice sedang males berbaur sepertinya, namun apa bisa dia terus seperti ini hingga lulus nanti?!

Tak perlu memakan waktu berjam—jam Anice sekarang sudah siap untuk pergi ke kampus, Universitas Cendrawasih Riuh suara dalam ramai memenuhi suasana Kampus tersebut.

‘ada apa’batin anice sambil mendekat menuju keramaian tersebut

“hei buat lo—lo semua yang terus—terusan berusaha deketin Rayn Wikaya lebih baik mundur dari sekarang”teriak ceria salah satu anak the girls.

Huuuuuu…huuuu…  teriakan mahasiswi yang sedang mendengarkan ceri berbicara

“Well, kalau kalian masih ngeyel aja. Siap—siap kalian out dari kampus ini”sambung ceri dengan tersenyum licik, anice semakin mendekat pada keramaian tersebut ada apa sebenarnya

“sorry gue mau tanya ini ada apa ya” tanya ice pada salah satu mahasiswa

“itu The Girls ancam mahasiswi disini supaya gak deket—deket sama kak kay ataupun three perfect boy kalau sampe ada yang berani mereka akan didepak”cerita seseorang pada anice

“the girls?”balas anice kebingungan

“tuh mereka bertiga, mereka senior yang sempet ngospek kita juga, yang tengah itu namanya Nadya Arena yang sebelah kanan namanya Lala lahfah dan yang barusan ngomong sebelah kiri nadya itu Ceria Thomas”ceritanya lagi

“ohgitu, By the way three perfect boy itu siapa ya?”balas anice

“hahaha lo ini gimana sih, gue aja mahasiswa baru tau siapa three perfect boy lah lo kok gatau sih”balas nya

“iya serius gue gatau, lagian juga gak terlalu penting buat gue”balas anice

“three perfect boy itu gengnya ka kay, ada ka rezeky dan ka bami juga tapi ka rezeky yang paling kalem, ka bami mah caper”balasnya lagi

“oh gitu, iya iya ohiya kenalin sama gue Anice Rahma”balas anice sambil mengulurkan tangannya

“Michiili Ziudith, panggil mici aja”balas mici sambil tersenyum.

Yap! One new friends tulis Anice dalam buku hariannya.

“oke kalau kalian semua udah paham bubar”teriak ceri lagi

“dan inget kalau ada yang langgar perkataan kita tadi. Say goodbye to Universitas cendrawasih”balas lala, sementara rena sang ketua geng hanya tersenyum puas atas apa yang sudah terjadi pagi ini.

“good girls”balas rena dengan senyum andalannya.

“ohiya ren nasi goreng lo mana?”sahut lala

“ditas, kita cari kay”perintah rena dan the girls pun pergi untuk mencari keberadaan kay.

*****

Lapangan Basket.

Anice berjalan menuju kantin dan jalan terdekat adalah melintas ke lapangan basket, saat itu lapang baket sedang penuh karna sedang latihan basket, Anice tersadar Sun Sun-nya itu sedang main basket siapa lagi kalau bukan kay

“keren juga”Gumam anice pelan

“Awassss!!!!!”teriak seseorang dan yap! Anice jatuh pingsan terkena bola basket

“aduh gimana nih dia pingsan” sahut kay

“bawa UKS oon”balas bami

“eeh bantu—bantu, lu semua gimana sih”sentak rezeky.

Sudah 2 jam Anice belum sadarkan diri Perawat UKS bilang Anice akan baik—baik saja

“ice”sahut mici teman barunya yang tadi pagi berkenalan

“dia udah 2 jam ga sadar”sahut kay dengan wajah penuh rasa bersalah

“yaudah kak biar biar mici aja yang jagain”ucap mici.

Kay berlajan kaluar dari UKS dan langsung bertemu dengan The Girls

“hallo my cimicimi lovely handsome gue yang paling aw..aw..aw”sahut rena

“hai kay”sapa ceri tersenyum

“em hai”Sapa kay garing, rena sibuk mengeluarkan misting makan berbentuk hati dan berwarna pink dan yap dia berhasil mendapatkan barang yang dia cari

“nah.. nih my cimicimi lovely handsome gue buatin nasi goreng kesukaan lo nih” ucap rena dan memberikan misting tersebut kay menerimanya Rena Senang bukan main

“nih buat lo makan yang bener”ucap kay sambil memberikan nasi goreng buatan rena pada ceri

“omg aw.. kay sweet bingits”balas ceri tersenyum

“CERIA!!!!!!”teriak lala dan rena

“ehehe”ceri tersenyum “sumpah la lo urus temen lo yang ini gue kesel sama kay”balas rena, lala menatap tajam ceri bagai cengkraman elang.

*****

Rezeky Dan Bami merasakan ada yang aneh dengan kay sejak tadi siang. Kay hanya diam bahkan seperti orang membisu. Kedua sahabatnya ini hanya bisa memperhatikan kay tanpa bicara.

*****

Anice perlahan membuka matanya Dia tersadar dari pingsan nya dan dia tidak merasa asing dimana terbaring ini rumahnya.

“ice lo udah bangun”sahut mici

“mici,lo tau rumah gue dari siapa? Loh kok. Bukannya tadi siang gue dilapang basket”balas anice

“iya lo pingsan, tadi gue minta tolong kak kay buat anterin lo. Dan sorry ce gue buka dompet lo karna gue mau liat alamat rumah lo di KTP”balas mici

“hmm..thanks mici kalau gak ada lo gue gatau jadi apa gue skrg di kampus”balas anice

“eits lo juga bilang makasih sama ka kay besok”balas mici

“iya besok ya kalau ketemu”balas anice.

*****

The Girls

“kok bisa kay kasih nasi goreng ke lo sih cer?”sentak rena

“ren.. mana gue tau. Lagiankan nasinya di rebut lala”balas ceri polos

“bisa gilaaa gue ngomong sama lo ceri astaga”sambung lala

“besok kalau kejadian kaya tadi, gue bakalan bikin kalian dropout dari kampus”teriak rena,

Nadya Arena adalah Anak ketua yayasan Universitas Cendrawasih Rena anak tunggal dari keluarga Alfero pantas saja rena mempunyai sifat yang Angkuh hidup rena juga terlalu dimanja jadinya seperti ini.

“gimana kalau minta bantuan eky?”usul lala

“ko tiba—tiba si jeki apaan sih”balas ceri

“sewot bener lu”balas lala

“udah jan berisik gue mau berfikir dulu nih”balas rena

*****

Menatap Malam ditemani indahnya sang bintang sungguh hal yang membuat mood Anice membaik, menggenggam Bolpoint berwarna pink diatas buku diarynya dan dia mulai menulis kata—kata indah

“Mungkin Waktu belum mempertemukan kita, tapi aku yakin suatu saat nanti kita pasti bertemu, seperti Bintang yang selalu bertemu dengan bulan, Aku tak tahu siapa dirimu namun aku selalu seperti mengenalmu dalam hidupku”tulis anice dalam buku diarynya

“kenapa ya setiap kali liat kay gue kaya liat seseorang yang berharga dihidup gue”gumam anice pelan lalu menutup buku diarynya.

Jam sudah menunjukan pukul 09.00 WIB ini waktunya dia tidur karna besok dia mendapat kelas pagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s