Posted in FTV / Sinetron

#SINET: Kasih Tak Sampai eps. 2

Episode sebelumnya: #KTSeps1

image

Mama dan Papa Bara tak menyangka bahwa Bara mendengar pembicaraan mereka. Mereka berusaha menjelaskan itu semua kepada Bara terapi Bara masih tidak percaya dan tidak mau kedua orang tuanya berpisah.

“Bara salah denger kan ? Mah Pah, Bara bener-bener salah denger kan?” tanya Bara dengan nada lemas.

“Nak, Papa bisa jelasin.”

“Pah, Papa gak mungkin kan ceraikan  Mama? Kalian gak mungkin pisah kan?” tanya Bara lagi.

Mama Bara hanya meneteskan air matanya.

“Bara kecewa sama Mama sama Papa, Bara pulang buru-buru ke rumah karena Bara tau kalian ada di rumah, tapi apa ? kalian malah berantem dan mutusin buat pisah. Bara kecewa.”  ujarnya.

Bara akhirnya meninggalkan Mama dan Papanya dan kembali keluar rumah. Bara terpukul akan apa yang ia lihat tadi. Bara tidak kuat jika benar orang tunya harus berpisah. Bara belum siap dan tidak akan pernah siap.

Bara memutuskan untuk tidak pulang ke rumah terlebih dahulu karena tidak igin melihat pertengakaran antara Mama dan Papa nya. Bara pun akhirnya pergi ke tempat yang memang ia biasa kunjungi ketika sedih, tempat yang memang menurutnya merubah hati panas menajadi sejuk.

Sesampainya disana…

“Kebahagiaan Bara satu-satunya sekarang itu kalian, tapi kenapa kalian juga bikin aku semakin terpukul.Bara benci mencintai. Tapi kalian orang tuaku bagaimana pun kalian Bara cinta kalian, tapi Bara benci ditinggalkan, ini sama aja perlahan-lahan kalian ninggalin Bara dengan cara berpisah dan nantinya hidup msing-masing.” ujar Bara sambil melemparkan batu ke danau yag ada didepan matanya

“Apa Tuhan takdirin gue buat sendiri ? Buat ditinggalin oleh orang-orang yang gue sayang ? Cukup sekali gue ngerasain itu dan jangan sampai kini Mama dan Papa yang ninggalin.” ucapnya dalam kesedihan.

Langit semakin gelap, hujan pun turun dan Bara masih saja di tepi danau, Bara tak sama sekali ingin pulang keluar rmah walaupun hujan turun semakin deras. Sampai akhirnya Bara tertidur ditepi danau tersebut.

Keesokan harinya..

Siang itu ada seorang wanita yang datang juga ke danau tersebut dan ia ternyata melihat ada yang tertidur di tepi danau. Awalnya wanita itu takut untuk mendekati, tetapi akhirnya ia memberanikan dirinya.

Semakin dekat semakin dekat dan semakin dekat, dan ternyata.

“Hah ? Cowo ini ngapain tidur disini, eh tapi bajunya basah, apa dari semalem dia disini ?”

Wanita itu bingung mengapa Bara ada ditepi danau dan keadaannya sedang basah. Wanita itu pun mencoba membangunkan Bara.

“Heh lu, bangun.” ucap awanita itu saambil menepuk-nepuk pipi Bara.

Tapi tak kenal menyerah ia pun akhirnya berinisiatif untuk mengguyurnya dengan air danau. Dan benar saja ternyata cara itu berhasil, wanita itu pun loncat kegirangan karena berhasil membangunkan Bara.

“Yes yeyeyeyeye.” ucap kegirangan wanita itu.

“Arrrghhh ini kenapa basah gini sih?” ujar Bara sewot.

Wanita itu pun langsung terhenti kegirangan karena, Bara tiba-tiba saja marah. “Lu tadi tidur disini, dan gue banguning lu gak bangun-bangun..” jawab polos wanita itu.

“Tapi kenapa ini basah ? Mana bau lagi.”

“Sorry tadi gue siram lu pakai air danau, habis lu susah banget sih dibangunin, gue takutnya lu mati makanya gue usaha bangunin lu. Hehe” jawab polos wanita itu.

“Apa jadi lu bangunin gue dan lu siram gue pake air dan air itu air danau?” ucap Bara dengan nada meninggi.

“Iya hehe.”

“Arrrrrghhh lu tuh yah.” jawab kesal Bara.

“Lagian gue heran deh lu ngapain coba tidur disini, dan lu tuh semalem keujanan disini.”

“Suka-suka gue kek, mau gue tidur disini, di pohon atau gue tidur diatas air danau gue pun itu hak gue.” jawab sinis Bara.

“Ye gue kan cuma nanya.” jawab singkat wanita itu.

“Eh tunggu-tunggu, kayanya gue pernah liat lu deh tapi dimana  ya.” ucap Bara sambil berfikir.

“Mampus gue baru inget ini muka kan muka cowo saiko itu, mampus gue.” ucap wanita itu dalam hatinya.

“Oh gue inget, lu kan yang kemarin hampir nabrak gue dan lu ga mau minta maaf sama gue kan ? Lu ngapain disini ? Lu ngikutin gue ya ? Apa jangan-jangan lu mau bunuh gue ?”

“Dasar cowo gila, ini kan danau tempat yang bisa siapa aja kunjungin makanya gue kesini.Lagian ngapain gue ngikutin cowok saiko kaya lu, ogah bener.” jawab sewot wanita itu.

“Ya siapa tau aja kan.” jawab singkat Bara

“Oh iya, baju lu basah, lu pake jaket gue aja nih, kebetulan gue jaket gue gede dan biar lu kaga sakit aja, dari semalem baju lu basah soalnya.” Memberikan sebuah Jaket.

Bara pun akhirnya menerima jaket dari wanita itu. Tetapi Bara tak mengucapkan sepatah kata pun setelahnya.

“Ni cowok gak ada terima kasih banget, bilang thanks kek apa kek.” Sewotnya dalam hati.

“Thanks jaketnya.” Ucap Bara singkat.

“Iya sama-sama.”

Krik krik krik …

Selama beberapa menit mereka hanya diam saja tanpa obrolan apapun. Karena wanita itu tidak terbiasa akhirnya wanita itu pun memulai percakapannya.

“Gue Michi.” Mengulurkan tangannya.

Bara hanya diam saja tanpa satu kata pun yang  keluar dari mulutnya.

“Oh yaudah gapapa, gue tau lu mungkin masih marah soal kemarin dan soal tadi, jadi gue minta maaf, gue gak maksud apa-apa.”

Bara tetap diam saja, tiba-tiba terdengar suara perut berbunti seperti orang kelaparan.

“Oh jadi lu diem itu lu laper, bentar.” Ucap Michi sambil  mengambil sesuatu dari tasnya.

Ternyata Michi mengeluarkan sebuah roti dari dalam tasnya dan diberikan kepada Bara. Bara awalnya gengsi tak mau menerima pemberian Michi tapi akhirnya Michi memaksa dan Bara pun mau.

“Enak ya disini, tempat paling enak buat luapin segala kesedihan kita diluar sana, nyaman banget rasanya kalau gue di danau sini, hening, sunyi, indah.”

Bara hanya menatap gadis itu.

“Gue tau kok, pasti lu lagi sedih makanya lu dateng ke tempat ini. Tapi satu hal yang perlu lu tau, kesedihan lu jangan sampe bikin lu takut buat melangkah mencari kebahagiaan karena takkan ada kebahagiaan jika kita tidak rasakan sedih.” ujar wanita itu sambil tersenyum.

“Nama gue Bara.” ucap Bara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s