Posted in FTV / Sinetron

#FTV: Cinta Dibalik 69

image

Pagi hari di SMU Harapan Bersama ada seorang siswi bernama Ceria (Cer) bersama sahabatnya Rena sedang berdiri depan loker yang terletak di depan kelas mereka sambil menunggu seseorang.

“Pokoknya hari ini gue harus berhasil Ren!!” kata Cer sambil harap harap cemas.

Tiba tiba dari kejauhan tampak Dimas Angbara  (Bara) yang datang dengan kerumunan siswi yang mencoba mendekatinya namun dihalang oleh Lala lahfah (Lala) dan gengnya.

“Ren!!Ren!!itu Bara, Ren” kata Cer dengan girang.

“Santai kali Cer,tapi itu rame banget lo yakin?trus juga ada Lala. Gue saranin jangan deh.” Jawab Rena

Bara adalah cowo yang eksis dan hits di sekolah,banyak siswi yang mengincar nya termasuk Cer. Cer adalah cewe yang ceria,anak socmed,dan sahabat Rena. Dan Rena adalah sahabat Cer yang selalu setia memberi saran dan juga tempat Cer mencurahkan isi hatinya.

Tetapi perjuangan setiap siswi untuk mendekati Bara selalu dihalang oleh Lala dan gengnya karena ia merasa ia adalah ketua fansclub Baralovers. Siapapun yang ingin mendekati Bara harus mendaftar padanya.

Bara pun menuju kelas dan Lala menghalangi para penggemar Bara.

“HAI BARA!”Teriak Cer kepada Bara, Bara menoleh dan tersenyum kepada Cer kemudian masuk ke kelas.

“Yah Ren!!Bara keburu masuk kelas!!”kata Cer yang berdiri di depan loker sambil cemberut seperti anak kecil.

“Tau ah,lo nya juga ga gercep sih!gue capek ini kan urusan cinta lo,ya lo urusin aja sendiri” jawab Ren yang lelah dengan tingkah Cer.

”Tapi lo harus jadi saksi gue nyatain cinta ke Bara.”kata Cer,

”Saksi apa sihh?emang mau kawinan.”Jawab Rena dengan kesal.

”Ya,terus gimana cara gue nyatain cinta ke Bara dong?”Tanya Cer sambil cemberut.

“Ya lo tinggal masuk,trus janjian abis itu pas istirahat lo tinggal ketemu,Udah ah gue kebelet”Kata Rena sambil berjalan namun tangannya di tarik Cer

“adduuhhhh temeninnn Ren!”kata Cer sambil menarik tangan Rena.

Tanpa mereka sadari mereka masih berdiri didepan loker. Dan ada Rezeky Nazar (Eky) dibelakang Cer yang ingin membuka lokernya tetapi terhalang oleh Cer dan Rena. Eky adalah cowok galak yang ditakuti semua siswa di sekolah dan tidak ada yang berani mendekatinya,namun Eky adalah siswa yang berprestasi.

“WOY!MINGGIR MINGGIR!” bentak Eky kepada Cer dan Rena yang menghalangi langkahnya.

Cer dan Rena segera menyingkir ke samping loker sambil menunduk ketakutan dan Eky mendekati mereka dengan sinis.

“aduhh…Eky..”kata Cer sambil ketakutan.

”LO GA LIAT INI LOKER GUA?” kata Eky sambil menepuk lokernya kemudian membuka lokernya.

“Sorry Ky, Gue gatau lo ada di belakang gue.”Kata Cer sambil ketakutan.

Eky pun menutup pintu lokernya dengan keras hingga angka di lokernya terbalik hingga Cer dan Rena ketakutan dan terkejut kemudian ia melangkah pergi.

“ADUHH!! UNTUNG AJA GUE GA KENA BOGEM SI EKY!!.”Kata Cer setelah Eky pergi.

“Udah deh kalo berurusan sama Eky lu aja,gue masih mau idup.”Jawab Rena.

”REN!!!GUE GAGAL NYATAIN CINTA.”Kata Cer sambil menggerutu seperti anak kecil. Rena pun menatap Cer dengan kesal dan meninggalkan Cer.

DI RUMAH CER

Pulang sekolah mereka berdua berbincang bincang di rumah Cer sambil menonton televisi.

“HUH! Gue gagal lagi hari ini.” Kata cer pasrah sambil meletakkan kepalanya di bantal sofa.

”Yaudahlah masih ada besok besok”jawab Rena sambil mengganti channel Tv.

“Ya tetep aja ada Lala sama geng rese nya yang bakal ngalangin gue” jawab Cer sambil berdiri.

“Gimana caranya supaya gue bisa nyatain rasa ke Bara.”Kata Cer sambil berjalan bolak balik.

Rena hanya mengangkat bahunya dan lanjut menonton TV.

“Tau ah gue mau nanya solusi lewat socmed aja,ga membantu lo Ren” kata Cer sambil kembali duduk dan mengambil hp nya.

“Ren!!liat nih!hari ini gue telat nyatain cinta,jadi keduluan fans fansnya Bara di twitter kan!.”kata Cer.

Rena tidak merespon dan asik menonton tv.

Cer pun menulis di timeline meminta solusi masalah percintaannya kepada para followers nya yang cukup banyak.

“Susah ya kalo ngegebet cowo hits di sekolah. Apalah gue Cuma cewe lugu,sebutir debu di gurun sahara. Parahnya tadi gue hampir kena bogem mentah Eky,ketua gangster sekolah se-Jakarta. Gimana ya caranya gebetan gue si Bara supaya peka sama keberadaan gue? Belom lagi fans fanatiknya yang ngalangin gue mulu.”kicau Cer di socmed nya.

Rupanya tweet Ceria di respon oleh beberapa followersnya. Ada yang berkata “Lo bikin  aja plang/Spanduk gede tulisannya “I LOVE YOU BARA!!”. Ada juga yang menjawab “Lo datengin rumahnya malem malem,manjat ke jendela kamar doi trus ketok ketok,pas dibuka bilang I love you.”

Cer pun membaca dan berkata “yakaliiii yang ada dikira maling”.

Rena tertawa melihatnya. Salah satu followers Cer kemudian merespon lagi “yaelah ribet amat sih,rada kuno sih tapi kenapa ga coba tulis surat cinta yang isinya puisi romantis aja,selipin deh ke lokernya.”

“eh bener juga yak!!” kata Cer yang langsung mengambil kertas dan bolpoin,Cer pun mulai menulis sambil tersenyum.

“syudaaahhh”kata Cer dengan girang.

“coba bacain.”Kata Rena.

“Dengerin  yak!!”kata Cer sambil berdiri dan Rena mengangguk.

“Engkaulah sumur yang banyak air nya tertuang airmu didalam hatiiikuu..”Baca Cer sambil menghayati.

“STTTTTT!!”kata Rena memotong.

“norak lo Cer emangnya lo kuli mau bikin sumur?ulang! gaada gregetnya tuh puisi dan cowo kayak Bara itu suka dipuji,lo puji aja dia.”Kata Rena yang geli mendengar puisi Cer.

“huh!yaudah deh” Jawab Cer sambil menulis ulang.

“Udah nih,dengerin ya!” Kata Cer.

”iyee”Jawab Rena.

“Engkau sama pentingnya seperti udara,tanpa mu aku tiada. Buatku engkau sama seperti pohon di taman yang meneduhkan hati dan jiwaku, mungkinkah pohon ini ku miliki.”Kata Cer yang membaca sambil menghayati.

“nahhh gitu mayanlah daripada yang tadi!!.”Kata Rena memuji.

Cer pun tersenyum “fix nih ya?”

“FIX!”jawab Rena sambil mengacungkan jempol.

Cer pun memasukan surat itu kedalam amplop biru.

Keesokan harinya, Cer pun menyelipkan amplop yang berisi surat itu ke loker nomer 6 (loker Bara).

“Yesss yess!! Sebentar lagi Bara bakal baca surat dari gue dan jatuh cinta sama gue hmmmm.”Kata Cer girang sambil memiringkan kepalanya ke loker yang bertuliskan 6 itu.

“woy ayo cepetan cabut ntar si Lala sama gengnya keburu dateng.”Kata Rena menarik tangan Cer dan mengajak Cer pergi.

Merekapun pergi ke lantai bawah.

“kenapa sihhhh cengar cengir mulu.”Goda Rena kepada Cer.

“gue ga nyangka gue nulis surat cinta ke Bara dan nyelipin ke lokernya semua berjalan dengan mulusss lus lus lus.”kata Cer dengan girang.

Mereka pun berpapasan dengan geng Lala

“ha?apa lo bilang?lo nulis surat cinta buat Bara?.” Tanya Lala dengan kesal.

“Emangnya kenapa kalo nulis surat ke Bara?harus daftar juga ke Bara fansclub?”ledek Rena.

“Haruslah! Denger ya cewe norak,kalo sampe lo beneran ngirim surat cinta ke Bara,hidup lo ga aman!”Kata Lala.

Mendengar itu Cer dan Rena tertawa meledek.

“Gue bakal halangin segala cara buat yang bukan Bara fansclub.”Kata Lala.

“Tapi sayangnya surat itu udah diterima sama Bara,gue udah masukin surat cinta itu ke loker nya Bara,btw gue kasian deh sama lo udah mati matian usaha gini tapi tetep aja Bara ga pernah ngerespon lo hahaha .”Kata Cer dengan nada dan wajah meledek.

“Rese lo.”Kata Lala yang langsung mendorong Rena dan Cer dan lewat ditengah mereka.

“Woyy yang namanya cinta mau dihalangin gimana juga pasti tetep ada jalannya kok!”Teriak Cer sambil tersenyum.

Bara pun membuka lokernya dan melihat ada sebuah amplop ia pun mengambil amplop itu sambil menutup pintu loker dan tersenyum dan kemudian melangkah pergi, kemudian Lala dan gengnya menghampiri Bara untuk ikut membaca surat itu.

Tidak lama setelah Bara dan Lala pergi,datanglah Eky membuka lokernya yang angkanya sudah terbalik. Didalam loker miliknya terdapat sebuah amplop. Eky pun mengambil surat itu dan menutup pintu lokernya dan memperbaiki angka di lokernya yang seharusnya nomor 9 bukan 6.

Di Perpustakan

Cer duduk menunggu Bara datang sambil berkhayal tentang respon Bara terhadap suratnya.

“ini lo yang nulis?”Tanya Bara.

”iya hehe”Jawab Cer dengan malu malu.”ternyata lo sweet juga ya,gue suka cewe yang sweet kayak lo”Kata Bara.

“AH Bara bisa ajaaaa jadi malu aku.”Khayal Cer sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Tiba tiba Eky datang menghampiri Cer “WOY!”

Cer pun terkejut dan terbangun dari khayalannya dan berdiri dari sofa perpus “ehh….i..iya Ky kenapa?” Tanya Cer yang ketakutan dengan Eky.

Eky pun duduk di sofa sambil memegang amplop. “duduk!” perintah Eky pada Cer.

Cer pun menurutinya.

“lo yang ngirim surat ini?” Tanya Eky pada Cer.

Cer melihat ke amplop yang persis dengan yang dikirimnya ke Bara sambil mengerutkan dahi.

“Ok,gua terima surat lo,pulang sekolah kita makan,lo balik sama gue.”Kata Eky sambil melangkah pergi dengan amplop itu dan Cer hanya terdiam kebingungan.

“Gue yakin banget Ren gue masukin surat itu ke lokernya nya Bara loker nomer 6.”Cer dan Rena pun pergi menuju loker.

“maksud lo nomer 6 kyk gini”.Kata Rena sambil memutar angka di loker Eky (9)menjadi 6.

“Iya!”Jawab Cer dengan yakin.

image

image

“Trus kenapa bisa nyasar ke lokernya Eky?” Tanya Rena.

”Jangan jangan ini kerjaan gengnya Lala.”Tuduh Cer.

”iseng banget sih”Timpal Rena.

“Eh tunggu deh tapi loker 6 kan disana.”Kata Rena.

”lah berarti salah gue dong.”kata Cer sambil menunjuk dirinya sendiri.

“berarti bener ini loker nomer 9!kok lo bisa ga liat sih”Kata Rena sambil memperbaiki angka yang terbalik itu.

”aduh Ren tolongin gue!GUE GAMAU NGEDATE SAMA EKY!!!!”teriak Cer.

”AH TAU AH!”Kata Rena kemudian meninggalkan Cer.

PULANG SEKOLAH

Rena berjalan keluar kelas sendirian tidak seperti biasanya ia pulang bersama Cer.

Di depan kelas Eky pun menghampiri Rena. “Woy! Lu temennya Cer kan?Cer mana?”Tanya Eky.

Rena menunduk ketakutan dan berkata “Cer…u..udah balik.”

“Ha?udah balik?.”Kata Eky.

Lalu Eky pun pergi meninggalkan Rena dan mencari Cer. “aduh Ya ALLAH!! Semoga Cer selamet!” Kata Rena.

Eky pun bergegas menuju lobby sekolah “Cer!!Cer!!.” teriak Ey mencari cari Cer.

Cer melihat dan mendengar Eky dari kejauhan ia pun bergegas bersembunyi dibalik sofa lobby sekolah. Eky pun menghentikan setiap orang yang lewat dan bertanya soal Cer sampai mereka semua ketakutan.

Melihat tidak ada yang mengetahui keberadaan Cer,ia pun pergi mencari ke tempat lain sambil berkata “haduh kemana sih lu Cer,Gausah malu kali”

Setelah merasa aman Cer pun keluar ke parkiran sekolah “huh!selamet gue,gue tuh bukan malu tapi takut sama lo,Ky duhh!!”.Kata Cer.

Tiba tiba ada yang menepuk pundak cer “elah apa sih?”Cer menengok.

Rupanya itu adalah Eky. “ayo balik.”Kata Eky menggandeng Cer dan mereka pun pergi ke café dengan motor ninja milik Eky.

Sesampainya di café Cer mencari cari cara untuk kabur.

“ky..ky”Panggil Cer sambil ketakutan.

”paan sih?ga bawa duit?”Tanya Eky.

“Ky,gue mau ke kamar mandi dulu.”kata Cer.

“ha?Kamar mandi?yaudah ayo gua jagain depan kamar mandi.”Kata Eky.

“yaelah kalo gini mana bisa kabur gue.”Kata Cer dalam hati. Melihat situasi seperti ini Cer pun mengurung niatnya yang ingin kabur.

Kopi yang mereka pesan akhirnya datang”makasih mas.

”Kata Cer. “gue sebenernya juga suka sama lo,thank you buat suratnya.”kata Eky,Cer hanya bisa cemberut.

“Mulai sekarang,lo cewe gua.”Kata Eky. Cer hanya terdiam karna tidak berani menolak.

“WOY!”Teriak Eky sambil menggebrak meja.

“Eh..iya.i..ya..iya…iya.”Kata Cer ketakutan.

Di Kamar Cer

“aduhhhh Ren gimana dong?GUE GAMAU NGEDATE SAMA EKY!!GUE GAMAU PACARAN SAMA EKY!!!.”Teriak Cer yang sedang berbaring di pangkuan Rena.

“ya gue bisa apa? Gue juga masih sayang sama nyawa gue.”Jawab Rena sambil mengelus kepala Cer.

Cer pun duduk dan mengambil hp nya, ia mencoba mencari bantuin dari followers socmed nya dan Rena hanya bisa mengelus elus lengan Cer untuk menenangkannya.

“gue salah loker masukin surat cinta, malah ke loker Eky, si preman sekolah, mana galak banget lagi, gue takut….gimana dong?” Ketik Cer di socmednya.

Beberapa saat kemudian beberapa  followers nya pun merespon ada yang menjawab “gila! Sial banget!”. Ada lagi yang berkata “wkwkwkw Lah bisa gitu. Lo tidur pas masukin suratnya?.” Dan yang seorang lagi menjawab “kenapa engga jujur aja,lawan rasa takut lo,kan cowo itu seumuran sama lo,lagian kalo kebohongan ini berlanjut trus ketauan di akhir lebih beresiko.”

“aduhhhh!! Di twitter juga ga ngasih solusi lagi.”Kata Cer sambil cemberut.

“aduhh Ren!! Gimana nasib cinta gue ke Bara?!.”Tanya Cer sambil cemberut.

Rena hanya bisa diam karena ia sendiri juga kebingungan.

BESOK NYA

Pagi hari Cer dengan lesu menuju ke kelas nya sambil melamun. Ia tidak melihat bahwa ia melewati Lala dan gengnya. Lala pun menyelengkat Cer sampai Cer terjatuh.

“aduuhhh!!”Kata Cer yang kesakitan.

“upsss!!!tukang mimpi jatoh ya?mana? kata Bara gaada tuh surat cinta dari lo” Tanya Lala dengan nada meledek dan gengnya hanya tertawa.

“denger ya!sampe sekali lagi lo mau ngirim surat ke Bara…..” Belum sempat Lala menyelesaikan kalimatnya tiba tiba gengnya memberi kode pada Lala.

Rupanya ada Eky di belakang Lala. Lalu Lala pun berbalik dan menunduk ketakutan. “apain cewe gua, lu?”Tanya Eky.

“ha?ce…cewe lo?”Lala berbalik nanya kebingungan.

“iya cewe gue,kalo lo macem macem sama dia,lo macem macem sama gua ngerti?”Kata Eky.

Lala pun mengangguk dan bergegas pergi bersama geng nya. Eky pun mengulurkan tangannya pada Cer”gapapa kan lo?”Tanya Eky, Cer mengangguk dan menggenggam tangan Eky dan berdiri.

Di perpustakaan

Tampak seluruh kursi di perpustakaan penuh oleh siswa siswi.

“ini rame banget Ky, gimana belajarnya?”Tanya Cer.

“ehem.”Eky memberi kode.

Dan seketika semua siswa pergi dan perpustakaan kosong. Eky pun duduk dan Cer masih celingak celinguk kebingungan melihat semua orang pergi.

Tiba tiba ada satu siswa yang menghampiri mereka “mau buku apaan bos?”Tanya siswa itu pada Eky.

“geografi sama fisika.”Kata Eky memerintah.

Kemudian siswa itu mengambilkan buku untuk Eky dan bergegas pergi.

“nih baca.”Kata Eky sambil memberikan buku itu pada Cer.

Kemudian Eky memberi kode memanggil seseorang dan datanglah seorang siswa membawa sebuah kotak dan memberinya pada Eky.

“udah ngapain lu masih disini,sono cabut.”Kata Eky memerintah.

Eky pun memberikan kotak itu pada Cer “buat lo.”Kata Eky

“ha?buat gue?”Tanya Cer kebingungan.

“buka dong.”Kata Eky. Cer pun membuka kotak itu

“sarung tinju?”Tanya Cer kebingungan.

“lo latian bela diri biar kuat,gua yang ngelatih lu.”Kata Eky.

”Bela diri?”Tanya Cer sambil mengerutkan dahinya.

“iya,nanti sore kita mulai kata Eky sambil membaca buku geografi.

Cer hanya bisa menghela nafas panjang dan pasrah. Cer pun akhirnya pergi mencari buku sendiri sambil mencaci maki Eky,ketika sampai di sisi lain perpus semua orang yang melihat Cer menghindarinya dengan ketakutan,Cer pun memanggil seorang siswi

“hai!mereka pada kenapa sih kok ngehindar gitu dari gue?” Tanya Cer.

”iya berita lo jadian sama Eky udah nyebar,kita semua cuma takut aja kalo kita deket sama lo nanti berurusan sama Eky.”Jawab siswi itu.

“ADUHHH!!! Apalagi gue pacarnya gue juga takut!!gue itu sukanya sama Bara bukan sama Eky!!”Kata Cer.

“yaudah gue duluan ya.”Kata siswi itu.

Tiba tiba Bara datang.

“HAI Bara!”Sapa Cer.

“Ha…hai..Cer.” Jawab Bara,dan Bara pun kabur untuk menghindari Cer.

“Bahkan cowo yang gue suka pun takut sama gue.”Kata Cer sambil menunduk di sofa.

Tiba tiba Eky datang menggandeng tangannya “ayo ke rumah gua,kita latian bela diri.”Kata Eky sambil menggandeng Cer.

Di rumah Eky

Mereka pun sampai di rumah Eky.

”tunggu disini gue mau ganti baju dulu.”Kata Eky.

Cer hanya mengangguk.

Saat Eky sedang berganti pakaian,Cer melihat foto foto yang ada di rumah Eky.

tiba tiba ada suara ”itu Eky pas kecil dan itu almarhuma mamanya.”

Cer terkejut dan menoleh “eh om,maaf om saya gatau ada om.” Kata Cer sambil salim kepada ayah Eky.

”almarhuma? jadi nyokap nya udah gaada.mungkin ini alesan kenapa Eky jadi galak gini.”Kata Cer dalam hati.

“Kamu pasti Ceria yang sering diceritain Eky.Kamu pacar pertama Eky,sebelumnya Eky gapernah bawa cewe pulang.”Kata ayah Eky.

“diceritain Eky?”Tanya Cer.

“Pah! Ini …pacar Eky.”Kata Eky memotong percakapan ayahnya dan Ceria dan telah berganti pakaian.

“iya,papa tau.”Jawab Ayahnya.

“yaudah aku sama Cer mau latian dulu dibelakang.”kata Eky.

Eky dan Cer pun menuju ke sebuah ruangan yang berisi perlengkapan bela diri. 

“nih jadi ini kiri dulu, kanan trus baru lo sikut.”Jelas Eky sambil memperagakan gerakan bela diri tepat di depan wajah Cer sampai Cer terkejut dan menghindar kesana kemari.

“nih sini coba pukul samsaknya kayak gini”Kata Eky sambil memukul samsak miliknya sampai samsak itu sudah hampir mau rusak

“ngerti?”Tanya Eky.

Cer hanya bisa menganga melihat samsak yang dipukul Eky sudah sekarat.

“abis itu trus sikut abis itu tendang pake lutut.”Jelas Eky sambil memukul samsak itu yang sudah mau rusak.

“ngerti ga?!.”Tanya Eky.

Cer hanya mengangguk

“Jawab yang bener ngerti kaga?!”Tanya Eky sambil meninju samsak nya.

”ehh…i…iya..iya..iya ngerti.”Kata Cer sambil terkejut.

“bagus!kalo lo ngerti kombinasi itu,lo bisa ngalahin 6 orang preman dan bukan Cuma ngerti tapi lo harus bisa juga! Supaya lo ga di ganggu lagi sama gengnya Lala! NGERTI?”Tanya Eky dengan semangat.

Cer hanya mengangguk.

“Ayo coba ke gue!”Kata Eky. Cer pun memukul telapak kanan dan telapak kiri Eky kemudian saat akan melakukan gerakan sikut Cer terjatuh dan untungnya Eky menangkapnya.

Mereka pun melakukan eye contact cukup lama dan Cer pun akhirnya berdiri tegap.

“makanya kalo lo mukul harus pake tenaga,kalo engga lo jatoh kaya tadi”Kata Eky dengan wajahnya yang juga terkejut dan tidak berani melirik Cer.

“i…iya iya Ky maaf ya sorry banget”Kata Cer.

”Tapi lo gapapa kan?”Tanya Eky

“Iya gapapa kok.”Kata Cer yang juga masih terkejut.

Di Rumah Cer

Cer pun merebahkan tubuhnya diatas kasurnya.Tiba tiba ada telpon masuk dari Rena.

“halo.”Kata Cer dengan suara lesu.

“Gimana tadi ngedate nya?”Tanya Rena.

“ngedate ngedate. Lo sahabat macem apasih gua malah ditinggal kabur.”Jawab Cer dengan kesal.

”yahhh Cer gua minta maaf….ini kan demi keselamatan kita bersama. Lagian itu kan yang ngedate lo sama Eky masa iya gua minta ikut ikutan trus ganggu lu berdua”Jawab Rena.

”Ah tau ah!kayaknya si Eky beneran suka deh sama gue,masa tadi dia meluk gue gila kan?!”Kata Cer.

“Ha?meluk lo?? demi?!trus lo ga nolak?”Tanya Rena.

“Ya kaga bisalah, ntar kalo dia marah trus gua di tonjok gimana?!udah malah badan gua encok semua dipaksa latian bela diri sama dia.”Kata Cer.

“yaudah lo istirahat gih.”Suruh Rena dan mematikan teleponnya. Cer pun berkicau di socmed nya

“Aduhhh badan gue sakit semua gara gara terpaksa nurutin kemauan si Eky galak itu.”Kata Cer di akun socmed nya.

Lalu beberapa followersnya mulai merespon “lo harus jujur sama dia secepatnya!”Kata seorang followers. Dan seorang lagi membalas “kalo gak cinta bilang ja sejujurnya gak baik nyimpen kebohongan berlarut larut!”. Membaca itu Cer hanya bisa berkata “YE! Lo enak bilang gitu coba lo di posisi gue mana bisa lo gitu ah!”Kata Cer sambil membanting hp nya ke kasur.

Waktu menunjukan pukul 10 Cer daritadi masih sibuk berjalan bolak balik, ia pun mengumpulkan keberanian untuk jujur pada Eky dengan berniat ngechat Eky.

“hai”Tulis Cer di kotak pesan lalu ia kirim ke Eky.

Beberapa detik kemudian Eky membalas “Apa?”

“waduh dibales lagi ama dia….jawab apa ya jawab apa ya.”Kata Cer sambil menggigit jarinya.

Menunggu Cer yang tak kunjung membalas Eky pun membalas lagi “belom tidur lo?tidur sana! Kalo lo ga tidur sekarang gue ke rumah lo sekarang juga dan nungguin lo disana sampe lo tidur disana!gue ga main main.” Kata Eky lewat pesan singkat.

Kemudian Cer membalas “eh jangan! Iya iya gue tidur lo juga y asana. Bye”Balas Cer.

“Dih apa apaan nih ujung ujungnya dia merintah merintah gue tapi dia perhatian juga ya hmm tapi tetep aja gue ga suka dipaksa.”Kata Cer.

Hari Minggu Pagi

Cer berisap untuk jogging sebentar, saat Cer sedang melakukan pemanasan didepan rumah tiba tiba Eky datang dengan mengendarai motor dan membawa tas berisi peralatan untuk latian bela diri.

“Lah kok ada Eky.”Kata Cer yang bertanya pada dirinya sendiri.

“lo ngapain disini Ky?”Tanya Cer.

“Ya jemput lo lah! Ayo buruan naik! Ngapain coba lu jogging disini jalurnya pendek trus nih komplek juga sempit.”Kata Eky.

Mereka pun sampai di taman kota yang cukup luas dan mereka melakukan jogging hingga saat di putaran ke 50 Cer sudah tidak kuat.

“ayo buruan kejar gua”Kata Eky yang berlari mendahului Cer.

Cer berhenti dibawah pohon sambil memegang dadanya dan nafasnya tidak teratur sehingga ia terus menarik nafas panjang sambil batuk batuk. “aduhh Ky gua udah ga kuat!” Kata Cer sambil ngos ngosan.

“Lah ayok belom 100 putaran.”Kata Eky.

Cer pun meneguk air mineral nya yang sudah habis dan membuang botol itu sembarangan sehingga mengenai kepala seorang preman disana. “WOY!SAPE YANG LEMPAR INI?LO YA?”Tanya Preman itu sambil melihat Ceri dengan marah.

“YAH!ADUHH GUE GA SENGAJA”Kata Cer panik.

“SINI LU MAJU!”Preman itu menghampiri Cer dan ingin menonjok Cer dan Cer berlindung dibalik Eky dan Eky menghalangi langkah preman itu

“Bang bang sorry bang cewe gua ga sengaja bang udah maafin bang.”Kata Eky.

“maaf maaf! Lu ajarin cewe lu kalo ngelempar tuh yang bener! Sini gua kasi pelajaran”Kata preman itu dengan kesal dan tetap memaksa berjalan meski sudah ditahan Eky.

”bang iya iya ntar gua ajarin tapi sekarang maafin ajalah bang.” Kata Eky.

“ah banyak bacot lu!”Kata preman itu kemudian preman itu memukuli Eky  dan pergi.

“KY! KY! LO GAPAPA KAN?SAKIT YA KY? MAAFIN GUE KY”Kata Crr sambil ingin menangis karena tidak tega melihat Eky kesakitan.

“udah kaga papa kita kesono duduk dulu”Kata Eky sambil menahan sakit.

Mereka pun duduk di kursi taman dan eky masih kesakitan memegangi perutnya yang tadi ditonjok oleh preman.

Sambil menangis Ceri bertanya “Sakit yak ky?”

“hmmm lumayan lah”Kata Eky dengan nada kesakitan.

“ky maafin gue ya Ky gara gara lo nolongin gue…”Belom sempat Cer menyelesaikan kalimatnya tiba tiba Eky memotong 

“sttt jangan “Lo” tapi “Kamu” aja” Kata Eky sambil menghapus air mata Cer.

“udah kita sarapan dulu aja nih udah aku bawain ini aku yang bikin loh.”Kata Eky sambil mengeluarkan kotak bekal yang sudah ia siapkan.

Mereka pun sarapan,selama sarapan Cer terus menatap Eky karena ia tak percaya bahwa dibalik sikap Eky yang dingin rupanya ia juga bisa romantis dan bikin Cer baper. Setelah selesai sarapan merekapun latihan bela diri sebentar dan membereskan peralatan bela diri saat mereka memasukan sarung tinju nya mereka tidak sengaja mengambil sarung tinju bersamaan sehingga tangan mereka saling berpegangan dan merekapun melakukan eye contact lagi namun kali ini cukup lama. Setelah semua beres merekapun pulang.

Di Rumah Cer

Cer duduk di kasurnya sambil memandangi foto Eky yang ada di hpnya sambil senyum senyum.

“astaga gila gue ga nyangka ternyata Eky baik banget sangar tapi romantis.”Kata Cer dalam hati sambil memandangi foto Eky.

“tapi kok gue jadi ngerasa aneh gini sih, jadi gini rasanya disayang.” Kata Cer sambil terus memandangi foto Eky.

Kemudian Cer pun mengupdate status di twitter nya “Hari ini,entah kenapa gue bersyukur atas kejadian itu,entah kenapa gue ngeras bahagia banget.”Kicau Cer di Socmed.

Semenjak kejadian itu mereka jadi akrab dan sering keluar dan jalan jalan bersama hingga gallery di socmed Cer dipenuhi foto kedekatan mereka ber

image

image

Di Sekolah

“Nanti siang ketemuan di perpus”Kata Eky.

Cer hanya tersenyum karena ia merasa nyaman didekat Eky.

Eky pun meliriknya dan berkata “senyum kamu manis.” Kata Eky dengan suara kecil.

“ha?iya?kenapa Ky?”Tanya Cer yang tidak mendengar apa yang dikatakan Eky.

“gapapa”Kata Eky.

“oh ketemuan di perpus nanti siang?iya iya.”Jawab Cer.

Eky pun melangkah pergi dan berhenti sejenak menoleh ke Ceri “Cer..” Kata Eky sambil tersenyum pada Cer kemudian melanjutkan langkah.

Cer hanya senyum senyum seperti orang gila.

Rupanya Rena melihat mereka dari kejauhah dan setelah Eky pergi,Rena pun menghampiri Ceri. “woy Cer!.”Sapa Rena.

“duh bikin kaget aja lo.”Kata Cer.

“duh gue Cuma mau nanya itu tweet lo seminggu kemaren beneran?trus gallery di socmed lo itu bukan editan kan?”Tanya Rena.

“oh itu….ya bukan editanlah Ren….dan tweet itu kan cuma luapan isi hati gue aja.”Jawab Cer sambil senyum senyum.

“ya…tapi sekarang lo jadi kayak ga takut sama Eky………..trus gue ngerasa lo ada yang beda…………..lo keliatan……………bahagia.”Kata Rena.

“yaudahlah biarin aja gue bahagia.” Jawab Cer dengan girang.

“oiya gue belom ngerjain pr contekan dong!”Kata Cer.

“ahhh kebiasaan lo ah!”Kata Rena.

Di Perpus

Ceri dan Eky membaca buku di perpustakaan.

“duh Ky, gue ke belakang bentar ya gue kebelet.”Kata Cer dan Eky mengangguk.

Kemudian Cer ke toilet dengan meninggalkan hpnya didekat Eky. Saat Eky sedang membaca tiba tiba terdengar bunyi notifikasi masuk dari hp Cer. Eky pun melihat isi hp Cer, rupanya itu adalah notifikasi dari twitter Cer.

Salah seorang followers Cer bertanya padanya “gimana kak?kok ga ada beritanya nih? Apa udah bilang ke si galak kalo suratnya salah kirim bukan buat si galak tapi Bara?”Tanya followers Cer dan Eky membacanya.

Ketika Eky melihat Cer dari kejauhan ia pun langsung mengembalikan hp itu ke letak asalnya. Cer pun kembali

“ayo Ky balik udah siang.”Ajak Cer dengan girang. Eky pun melihat Cer dan meninggalkan Cer tanpa berkata sedikitpun.

Cer yang melihat itu pun terkejut “eh Eky, Ky!”Panggil Cer namun tidak di gubris oleh Eky.

Eky pun menuju parkiran tempat ia memarkir motornya dan Cer mengikutinya

“Eky! Ky!kamu kenapa sih? Kamu mau kemana?kok akunya ditinggalin??Ky!! jawab donggg.”Kata Cer namun Eky terus melangkah dan tidak merespon omongan Ceri.

Eky menyalakan mesin motornya dan siap meninggalkan Cer.

“Ky! Eky! Aku salah apasih?!jawab dong Ky! Kamu mau kemana aku ikut kamu ya!”Kata Cer sambil menghalangi motor Eky.

“plis plis Ky! Kasih tau aku salahnya dimana?kenapa kamu diemin aku kayak gini?Ky! jawab dong, kamu mau kemana?aku ikut kamu ya!”Kata Cer.

Eky menatap Cer dengan sinis “minggir! Gua mau balik.”Jawab Eky kemudian ia pergi meninggalkan Cer.

Di Kamar Cer

Cer sibuk menelpon Eky namun tidak diangkat dan Rena sibuk membaca majalah.

“aduhh Ky! Lo kemana sih! Lo kenapa?!”Tanya Cer yang berbicara pada dirinya sendiri.

“mungkin dia baca tweet lo Cer, tapi kok lo jadi perhatian gitu sih sama dia?”Kata Rena.

“aduh Ren! Gue tuh nyaman sama dia!!”Kata Cer.

“ya..jadi sekarang lo udah suka sama Eky?”Tanya Rena.

Cer tidak menjawab dan meninggalkan Rena “Ren gue ke rumah Eky ya!”Kata Cer sambil meninggalkan Rena sendirian.

“CER! Lo beneran suka sama Eky?Cer!!”Kata Rena.

Di rumah Eky

Cer mengetuk pintu rumah Eky dan yang membuka pintu itu rupanya ayah Eky.

“om! Eky nya ada?”Tanya Cer.

“Ada di belakang ayo om anter”Jawab ayah Eky.

Eky sedang memukuli samsaknya yang sudah sekarat itu dengan penuh amarah saat ayahnya dan Ceri menghampirinya.

“Ky!nih ada yang mau ketemu”Kata Ayah Eky.

Tapi Eky tidak merespon dan terus memukuli samsaknya sementara Cer hanya terdiam dan sedih.

“heh heh heh! Kok di cuekin Ceri nya!” Kata Ayahnya sambil menghentikan Eky yang memukul samsaknya.

Eky hanya menoleh sebentar kearah Cer kemudian membuang buka.

“yaudah Ce om tinggalin kalian berdua, kalo ada apa apa anggep aja rumah sendiri.” Kata ayah Eky sambil melangkah meninggalkan Ceri dan Eky.

“ky! Eky!”Panggil Cer sambil mendekati Eky tetapi Eky masih terus memukuli samsaknya.

“Ky! Jawab dong”Kata Cer pada Eky yang terus memukuli samsaknya.

“Kita putus”Kata Eky sambil terus memukuli samsaknya yang sekarat itu.

“Ky! Aku harus jelasin sesuatu ke kamu!dengerin dong Ky!”Kata Cer.

“udahlah.. gua tau kok……….lo Cuma salah ngirim surat, surat itu buat Bara kan!”Kata Eky sambil memukul samsaknya tanpa henti.

“semua yang kamu bilang itu ga bener Ky!”Kata Cer.

“Terus update update lo di twitter itu apaan?!”Kata Eky sambil memukul samasaknya itu hingga samsaknya robek dan membuat Cer terkejut tetapi Eky masih terus memukul samsaknya meski sudah rusak.

“Ky! Udah Eky!STOP! kamu pukul aku aja! AKU SAYANG SAMA KAMU KY!” Kata Cer yang seketika itu langsung memeluk samsak Eky agar Eky tidak memukuli samsak itu lagi sambil menangis dan Eky pun berhenti memukuli samsaknya

“Lo sama gua udahan!jadi sekarang lo bisa kejar lagi si Bara.”Kata Eky kemudian ia meninggalkan Cer dan masuk ke rumah.

“Ky!Tapi aku sayang sama kamu ky!”Kata Cer sambil mengikuti Eky berjalan menuju rumah.

Sampai didalam rumah Cer erus memberi penjelasan pada Eky namun tidak di respon. Eky pun masuk ke kamarnya dan Cer hanya berdiri terdiam di ruang tamu. Rupanya Ayah Eky sedang membaca Koran di ruang tamu tersebut.

Ayah Eky pun menghampiri Cer “kamu sebenernya ada apa sih sama EKy?kalo dia bikin kamu sedih biar om hajar dia!”Kata Ayah Eky.

Cer menangis dan menjawab “gapapa om, saya permisi pulang ya om”JAwab Cer.

“eh tunggu tunggu! Kamu yang sabar ya sama Eky! Ini pertama kalinya dia punya pacar jadi tolong maklumin.”Kata Ayah Eky.

Cer hanya mengangguk dan pulang.

Besoknya di Sekolah

Cer masih pantang menyerah ia terus mengejar Eky untuk memberi penjelasan.

“ky!Eky!Ky! aku mau jelasin sesuatu ke kamu”Kata Cer membujuk Eky.

“APAAN LAGI SIH YANG MAU LO JELASIN!UDAH JELAS SEMUANYA!GUA SALAH PAHAM!sekarang lo bebas!”jawab Eky dengan marah kemudian berjalan meninggalkan Cer dibelakang.

Cer pun berteriak “EKY! AKU TUH SAYANG SAMA KAMU!MAKANYA AKU GA SUKA KITA JAUH JAUHAN KAYAK GINI!”Teriak Cer.

Eky berhenti sejenak dan tetap melanjutkan langkahnya menuju kelas. Cer pun memasukan surat ke loker Eky. Dan pulang sekolah saat Eky membuka lokernya ia mendapat surat dari Cer dan membacanya,

Di Taman Sekolah

Cer menunggu dan berharap Eky datang sambil membaca tweet tweet lamanya. Dan ternyata Eky datang.

“mau apaan lagi sih?”Tanya Eky.

“Ky! Postingan yang kamu liat itu tweet lama! Nih kamu liat aja nih tweet barunya!”Kata Cer yang mencoba menjelaskan semuanya pada Eky.

“Apa urusannya sama gua sih”Kata Eky dan meninggalkan Cer seketika itu juga Cer memeluk Eky dari belakang dan menahan agar Eky tidak pergi

“KY! Aku tuh sayang sama kamu…!aku gamau kita jauh jauhin gini!nih kamu liat nih tweet barunya”Kata Cer yang memeluk Eky sambil menunjukan hp nya dan Eky membaca semuanya.

Eky pun melepaskan pelukan Cer dan berbalik badan menghadap Cer.

“nih ya Ceri yang dulu emang suka sama Bara tapi Ceri yang sekarang sayang sama kamu!”Kata Cer sambil menangis.

Eky terdiam sejenak dan menghapus air mata Cer. “udah gausah nangis!dulu kamu yang nyuruh aku gausah cengeng.”Kata Eky.

“ha?maksud kamu?”Tanya Ceri.

“duduk dulu sini”Kata Eky sambil menggandeng Cer dan duduk bersama di kursi taman.

“kamu inget ga dulu ada anak cowo cengeng yang nangis ditaman gara gara layangannya rusak trus kamu bilang anak cowok gaboleh cengeng.”Cerita Eky pada Ceri.

“ohhh jadi cowok cengeng itu kamu?!”Kata Ceri.

“dan sekarang cowo cengeng itu udah berubah jadi cowo galak gini.”Kata Eky.

“Dan sekarang cowo galak itu pacar aku! Aku sayang sama kamu Ky!”Kata Cer sambil memeluk Eky.

Di Rumah Cer

Ceri merasa senang dan lega karena ia dan Eky sudah berbaikan. Ia pun berkicau di twitter

“Eky,Pacar aku alias si galak alias juga manusia favoritku. Orang yang paling bisa bikin aku aman,bahagia dan nyaman. Siapa sangka…salah loker malah berujung cinta.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s