Posted in FTV / Sinetron

#SINET: When You Love Me eps. 3

image

Kay mengantar anice tepat sampai depan rumahnya, tiba-tiba saja kepala kay terasa berat

“aduh..”keluh kay sambil memegang kepalanya yang sakit

“kak lo gapapakan? Aduh gimana ini”ucap anice khawatir

“emm..gue gak papa kok! Lo udah lama tinggal disini”tanya kay

“dari gue kecil, tapi 2tahun lalu gue pindah ke belanda”balas anice

“belanda”balas kay anice hanya mengangguk sambil tersenyum.

Flashback.
Pagi itu anice membuktikan bahwa dirinya benar-benar harus berangkat ke belanda, dan kay datang ke airport walau dengan perasaan yang sangat terpukul.

Jarak memisahkan mereka membuat anice dan kay selalu diterpa konflik, pada awalnya kay menyetujui untuk berhubungan jarak jauh namun saat tepat 1 tahun keduanya tidak ada kabar terlebih anice menghilang begitu saja

“ini udah 6bulan sejak anice gada kabar,kemana dia”gumam kay.

Dan tak lama kay mendapat e-mail dari orang tua anice bahwa anice mengalami kecelakaan berat sehingga menyebabkan dirinya koma selama 3bulan terakhir, kay yang membacanya shok berat bagai disambar petir ribuan volt.

Dengan cekatan saat itu juga kay berangkat ke bandara untuk mencari tiket penerbangan menuju belanda dan hasil nya nihil hari itu tidak ada jadwal penerbangan kay terpukul dan pulang menuju rumah dengan keadaan kacau hingga saat perjalanan mala petaka menghampirinya.

Yak! Kay tabrakan dengan 2 truk besar dan kay mengalami koma selama 2bulan lamanya, selama itu juga dokter memberitahu keluarga kay bahwa kay mengalami amnesia permanen kemungkinan untuk megingat dirinya atau bahkan masa lalunya pun kecil, yang terekam hanya kejadian terakhir yang menimpanya

“gimana ini pah, mamah gak sanggup”ucap Kaiu Ibunda kay

“ya bagaimana lagi mah, kita harus tabah”balas Lion Ayah kay
Flasback off.

“Gue kaya pernah kesini tapi kapan?”batin kay.

Anice mengajak kay untuk mampir kerumahnya walaupun hanya sebentar namun kay menolak. Cowo sedingin kay belum pernah memecahkan sejarah untuk masuk kerumah perempuan, kecuali dulu saat dirinya masih bisa mengingat hal-hal indah yang pernah terjadi.

Sementara itu….

“eky lo harus bantu rena dong supaya rena bisa deket sama kay”ucap lala

“gue gabisa, kay batu! Dia tetep aja bakalan dingin sama cewe-cewe. Lagian guekan udah sempet bilang sama lo walaupun ingatan dia ilang total tapi dia tetep ngerasa bahwa dia tuh masih cinta sama orang yang dia sendiri gatau siapa”balas eky

“lagian aneh”balas lala dengan wajah murung

“ayolah, kita gabisa se-egois ini. Biarin semuanya ngalir kaya air” balas eky santai

“siapa perempuan yang masih kay cintai?”tanya lala dengan menatap tajam eky

“tante kayu bilang perempuan itu pindah ke belanda, dan sampe sekarang tante kayu gatau keberadaan dia”balas eky

“apa ada kemungkinan kay bakalan inget semuanya”ucap lala sambil merapihkan rambut eky yang sedikit tidak rapi

“dokter bilang kemungkinan kecil, tapi kita gak ada yang tau mukjijat dari tuhan la”balas eky

“kita ikutin aja semua sesuai waktu jangan paksakan apa yang gak seharusnya dipaksakan, kita udah berusaha supaya rena deket sama kay, tapi sampe sekarang nihil gak ada hasil yaudah gapapa”sambung eky dan lala pun bangkit dari duduknya kemudian pergi meninggalkan eky sendiri di cafe

“rena buruk buat kay, sorry la”gumam eky pelan.

*****

“ceriiiii gue gamau tau lo harus bantu gue, lo bilang kek sama bami atau eky, atau kay? Lo kan juga sempet deket sama kay waktu pertama kali masuk kampus”ucap rena dengan nada tinggi

“rena ngomongnya pelan bisa? Gue udah coba ren tapi kay tetep dingin, omg waw rena gue deket sama kay jaman purba ren. Lo liatlah sekarang kay kaya apa”balas ceri santai

“guetu kesel,kesel,bete dan bete banget”balas rena.

Ceri sama sekali tidak menanggapi ocehan rena dirinya hanya sibuk melihat olshop olshop. Lala datang dengan wajah cemberut saat sampai dirumah ceri, rena menatap lala bingung

“kenapa lo?dimodusin bami?”balas lala

“engga, gue lagi kesel aja”balas lala kemudian duduk di sebelah ceri

“ohiya, gue dikabarin sama hand katanya kay anterin cewe pulang, dan yang lebih parahnya dia itu MABA”terang ceri

Rena seperti tersambar petir “what!!!” ucap rena teriak

“biasa-biasa”balas lala

“MABA?! Kok bisa, apa peringatan kita ga cukup buat mahasiswi disana, astaga”balas rena

“yaudah si ren, toh kay juga tetep dingin sama lo udahlah”balas ceri

“kalau kalian gamau bantuin gue lagi gapapa, gue bisa pake cara gue sendiri”balas rena kemudian pergi.

Itulah sifat rena yang kurang disukai oleh kedua sahabatnya selalu melakukan ribuan cara agar semuanya tercapai.

Keesokan hari nya….

Anice berjalan Menuju Fakultas Hukum ntah kenapa rasanya anice ingin bertemu dengan kay sejak kemarin hari,  bahkan tak disangka anice membawa sekotak nasi goreng buatannya.

“kak”teriak anice saat melihat kay keluar dari kelas

“ya”balas kay dingin 

“ini buat lo sebagai tanda ucapan terimakasih karna lo udah nolong gue kemarin”balas anice sambil tersenyum dan memberikan misting Nasi goreng tsb

“kenapa repot-repot. Gue terima ya thanks”balas kay sambil tersenyum tipis, ini kedua kalinya setelah hari ulang tahun kay kembali tersenyum

“Sama-sama semoga suka ya! Kalau gitu gue balik ke kelas, once again thank you”balas anice sambil tersenyum.

*****

Rena melihat kay sedang berada dikantin, hal yang membuat rena aneh adalah kay sedang makan dan berasal dari misting rena berjalan perlahan untuk menghampiri kay dan saat sampai rena langsung duduk tanpa izin, kay menatap rena dingin

“tumben bawa bekal ke kampus, kok waktu gue bawain lo gamau makan”balas rena bingung

“punya lo pasti gaenak makanya waktu itu gue kasihin ceri”balas kay dingin

“ini buatan siapa?”balas rena

“anice, maba fakultas psikologi. Enak loh! Beda sama buatan lo”balas kay lalu menutup mistingnya kemudian pergi meninggalkan rena, tapi eits… 

“nasi goreng punya lo gaenak, masih mending nasi goreng bikinan ceri waktu dulu, tapi buatan anice lebih baik dari punya kalian, well jauhin gue ren gue enek sama lo”balas kay kemudian pergi

“iiiiiwwwwhhh”teriak rena.

Kay berjalan menelurusuri kampusnya sambil tersenyum walaupun tipis tapi entah kenapa perasaan nya ini sungguh senang dan belum pernah dia rasakan sebelumnya

“apa benar kata mamah gue kecelakaan parah, terus kecelakaan itu bikin gue amnesia permanen? Apa gabisa secuil kenangan indah gue inget? Walaupun sedikit”gumam kay sambil menatap kosong dihadapannya

“gue pingin banget inget masa lalu gue, gue bahkan gatau sahabat sahabat SMA gue, pasti selalu mereka yang sksd. Kapanpun takdir itu datang gue siap nerima manis dan pahitnya masa lalu gue”gumam kay lagi.

Waktu berjalan begitu cepat hingga kay benar-benar dekat dengan anice, bahkan hampir seluruh mahasiswi di universitas cendrawasih merasa iri dengannya apalagi rena, sudah tidak bisa di jelaskan lagi rena selalu termakan api cemburu, lala bahkan sekarang sedang dekat dengan eky sahabatnya kay, ceri yang ke kanak-kanakan masih anteng saja dengan statusnya.

Pagi itu Ceri sedang jogging disebuah taman dekat komplek dan tidak sengaja bertemu dengan anice

“elo?rumah lo disini”sahut ceri

“iya”balas anice sambil tersenyum

“ohgitu, by the way. Lo ada apa sama kay?”selidik ceri

“nothing”balas anice

“kok lo deket banget sama kay, padahalkan lo maba”balas ceri, anice merasa tingkat ke kepoan ceria ini semakin tinggi

“ngga tau gue ngerasa aja kalau gue itu dulu pernah kenal sama kay, mungkin bukan kay tapi typical orang nya aja yang sama,sama sama dingin”balas anice

“iya kay emang frozen banget”balas ceri sambil sedikit tertawa.

Keesokan hari nya ceri datang menghampiri rena yang sedang duduk di salah satu kursi taman

“ren..”sapa ceri

“yaa?”balas rena sendu

“ih lo kenapa sih ren, lo liat apaan?”balas ceri rena hanya menunjuk kerah depan yap!

Dihadapan rena ada kay dan anice mereka terlihat seperti sepasang kekasih padahal belum terlalu lama kenal.

Sementara itu, kay menatap anice sambil tersenyum “kalau gitu besok lo temuin gue di aula kampus gimana?”sahut kay

“mau ngapain?”anice menatap kay lekat

“katanya mau liat gue main gitar,gimana sih haha”balas kay sambil mengacak-ngacak rambut anice pelan

“ohgitu, okeoke”balas anice tersenyum dari kejauhan rena sudah seperti berada dalam minyak panas diatas kompor hatinya meletup-letup.

Adik-Kaka Zone membuat anice dan kay semakin dekat dan lebih dekat, bahkan hampir seluruh mahasiswi merasa iri pada anice

The Girls sebetulnya tidak tinggal diam bagaimana bisa seorang MABA mendapat perhatian dari cowok terdingin di universitas cendrawasih

“gue aneh sama anice dia pake pelet apa?”ujar lala santai

“gimana kalau kita kerjan dia”balas ceri

“kerjain gimana”balas rena

“kita teror dia”balas ceri tersenyum

“teror dengan?”balas lala

“Aduh makanya kalau gue ngomong jangan dipotong, sabar”balas ceri kemudian duduk dihadapan rena dan lala

“jadi gini gue ada ide,gimana kalau kita teror dia supaya dia gak deket lagi sama kay. Teror nya dalam bentuk apapun tulisan mungkin atau apa gitu”balas ceri

“nanti kalau ketauan posisi kita gak aman”balas lala

“ide lo kadang bagus! Tapi gue gak setuju”ucap rena sedikit menyentak.

*****

Siang ini kay berencana untuk memberi sedikit kejutan pada anice

“lusa”panggil kay

“ya?”balas lusa

“lo mau kan bantuin gue siapin aula kampus, lo ambil gitar di ruang anak basket abis itu lo simpen disana bantuin gue ya”balas kay tersenyum

“tumben banget! Benteng es lo berhasil roboh”balas lusa santai

“cowo frozen juga”ledek hand.

Anice berjalan menuju aula Siang itu, sesuai dengan janjinya akan menemui kay siang ini. Saat anice memasukin Aula nada accoustic dari gitar terdengar dengan melow

“ku rasa kutlah jatuh cinta pada pandangan yang pertama…sulit bagiku oh tuk bisa berhenti mengagumi dirimu”nyanyi kay sambil tersenyum pada anice, pipi perempuan dihadapannya ini menggembung merah menahan rasa malu yang menerpanya

kay berjalan menghampiri anice dan memberikan se-bucket bunga mawar berwarna merah serta boneka unicron yang menjadi boneka favorit anice sejak kecil

“hope you like, and hope you happy”ucap kay lembut

“i’m so happy! Thank you so much!”balas anice tersenyum.

Rena menatap sendu ke dalam AULA hatinya teriris sakit seperti belati yang menusuk ke dalam hingga menembus tulang rusuk, lelaki yang selama ini dia cintai memang betul-betul tidak peduli akan hatinya

“mungkin benar kata ceri, cinta itu gak bisa dipaksa dan cinta pun datang tanpa bisa kita tolak, Cuma waktu yang bisa nentuin lo gue jadi kita”gumam rena dan berlalu pergi meninggalkan aula.

Kay tersenyum saat melihat anice menghirup aroma bunga pemberiannya, sikap nya yang seperti ini sudah lama tidak dia lakukan apa lagi dengan perempuan yang belum lama dia kenal.

“by the way. Kenapa lo lakuin ini buat gue kak?”tanya anice

“panggil kay aja. Gak enak kalau ada embel embel kak”balas kay

“oke”balas anice

“gapapa. Gue pingin kasih kejutan kecil ga seberapa ini buat lo kok”ucap kay dengan tatapan teduhnya

“lo tau gak, terkadang kita gak pernah sadar bahwa orang yang paling dekat sama kita itu adalah orang yang paling sering nyakitin kita” ucap anice

“hmm iya gue sadar, dan kalau gue lebih memilih gue bakalan milih nyakitin diri gue sendiri dari pada nyakitin orang yang paling dekat sama gue”balas kay tersenyum lalu berlalu pergi beranjak meninggalkan anice

anice tersenyum pelan “kita ga pernah tau kapan waktu bakalan nyatuin 2orang yang saling mencintai. Kadang bermimpi lebih indah”gumam nya pelan

“Ayo pulang”teriak kay dari depan pintu AULA anice pergi sedikit berlari untuk mengejar kay.

“Mimpi itu dikejar, bukan di tinggal!”gumam rena pelan sambil menatap kay yang sedang bersama anice menuju parkir mobil

“apapun gue bakalan lakuin. Lampu merah belum nyala! Well. Gue bakalan terus kejar Kay”gumam rena

“jangan terlalu terobsesi dengan mengejar cinta, biarin aja cinta datang dengan sendirinya “sambung bami yang datang tiba-tiba, rena hanya menatapnya tajam.

*****

Dufan! Satu nama tempat yang menjadi tujuan Kay dan anice Minggu ini, Ntah kenapa kay ingin sekali memiliki 1hari full bersama anice.

Eky dan bami pun ikut untuk meramaikan hari minggu yang dimulainya baik ini

“eh buset tumben banget ngajak cewe”sahut eky

“gatau kenapa, makin hari makin gamau kehilangan, makin sering kangen”gumam kay sambil tersenyum tipis

“lo jatuh cinta kay? Serius”sambung bami antusias

“ntah lah gue aja ga percaya”balas kay santai.

Tidak perlu menunggu waktu lama anice sudah berada didalam mobil kay

“ngomong-ngomong ini gapapakan gue ikut kalian ke dufan?”sahut anice

“nggalah santai aja. Lagian si frozen ini kan yang ngajak lu ce”tanya bami

“iya kay yang ajak”balasnya tersenyum

“gaklah santai aja!”balas eky.

Setelah memakan waktu beberapa jam untuk menuju dufan karna jalanan yang macet akhirnya mereka sampai didufan, ke-empatnya terlihat enjoy selama di dufan hampir semua wahana mereka datangi mulai dari histeria,kora-kora atau rollercoster pun sudah mereka jajahi anice dan kay semakin dekat bahkan tak disangka saat kay berkeringat dengan cepat anice memberikan sapu tangan pinknya untuk menghapus keringat kay, perhatian memang tapi ini bentuk care anice pada kay bukan lebih. Selama hari itu pula tatapan kay tak pernah lepas dari anice menurutnya ice termasuk permpuan yang apa adanya, tidak banyak tingkah dan kalem itulah type kay.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s